Tips Hidup Minimalis dan Sederhana Ala Orang Jepang Bikin Hidup Lebih Bahagia

Saat ini budaya hidup minimalis diyakini dapat membuat seseorang menjadi lebih bahagia. Salah satu buku yang menginspirasi banyak orang untuk memulai bergaya hidup minimalis adalah Goodbye, Things – Hidup Minimalis ala Orang Jepang yang ditulis oleh Fumio Sasaki. Melalui buku ini, ia menampilkan foto dari huniannya dan dilengkapi dengan tips untuk mengurangi barang-barang yang ada.

Jika kamu berencana untuk memulai gaya hidup yang minimalis seperti orang-ornag Jepang, maka cobalah untuk membaca tips-tips yang dapat membantu kamu menjadi lebih memahami gaya hidup minimalis. Berikut ini kami akan memberikan tips untuk kamu dalam memulai gaya hidup yang minimalis.

1. Ketahui Apa yang Penting

Kamu harus tahu barang apa yang menjadi prioritas, setelah itu pisahkan mana yang memang diperlukan dan mana yang tidak diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Tulis barang mana saja yang penting dan yang kamu rasa sebenarnya jarang kamu gunakan, dapat kamu sumbangkan atau jual. Ini berlaku untuk segala peralatan yang ada di rumah kamu, mulai dari furnitur, peralatan dapur, sampai ke isi lemari.

2. Yakin dengan Gaya Hidup Minimalis

Untuk kamu yang lagi memulai gaya hidup yang minimalis, maka ada baiknya kamu harus memulainya dengan penuh kesadaran. Bukan hanya ikut-ikutan tren yang sedang berlangsung saja, tapi juga memahami kalau kamu ingin lebih sederhana pada segala hal. Termasuk ketika kamu memilih untuk memperbaiki barang dibandingkan dengan membeli barang baru jika memang barang tersebut masih dalam kondisi yang baik.

3. Lebih Terbiasa dengan Pola Baru

Ketika kamu mengurangi barang-barang yang ada di rumah kamu, maka tempat yang kamu tinggali akan lebih terasa lapang. Pasti jika kamu masih terbiasa dengan pola hidup sebelumnya, kamu ingin mengisi tempat lapang tersebut dengan barang-barang lagi. Tapi jika kamu sudah terbiasa dengan pola baru ini, maka kamu akan merasa lebih enteng. Ditambah kamu harus mendengar tamu yang datang mengenai kondisi rumah kamu yang terlihat lapang.

4. Akumulasikan Biaya untuk yang Terbaik

Kamu harus tetap menjaga semuanya dalam keadaan yang minimalis, maka ini akan berpengaruh kepada pola pengeluaran kamu. Kamu pun harus benar-benar lebih selektif untuk membeli barang atau bahan makanan. Terkadang kita kerap kali tertarik dengan berbagai diskon yang ditawarkan oleh toko swalayan atau toko pakaian. Tapi bayangkan berapa banyak yang bisa lebih kamu hemat jika kamu tidak membelinya. Belilah barang-barang yang memang kamu butuhkan, bukan kamu inginkan. Ini bukan hanya pada segi benda saja, begitu juga dengan makanan. Mulailah membeli dan memasak sendiri makanan yang akan kamu makan. Selain lebih hemat, ini juga memberikan gaya hidup yang lebih sehat.

5. Pengaruh Pada Style

Terakhir, gaya minimalis ini juga dapat terpancar dari cara kamu berpakaian. Menjadi seorang minimalis tentu akan membawa banyak aspek ke dalam kehidupan, termasuk dengan jumlah baju yang kamu miliki. Fumio Sasaki yang merupakan penulis dari buku ini mengungkapkan bahwa ia hanya memiliki tiga potong kemeja, dan mungkin kamu dapat benar-benar memilah mana yang dibutuhkan. Jika kamu merasa kesulitan dengan hal ini, maka ada baiknya untuk kamu memeriksa gaya minimalis yang dapat menginspirasi fashion kamu.

Itulah beberapa tips untuk kamu yang baru memulai hidup dengan gaya minimalis. Jadi apakah sekarang kamu sudah mulai termotivasi untuk bergaya hidup minimalis?

Tentang Penulis

campaignda